Tampilkan postingan dengan label Kabar SUMUT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar SUMUT. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Februari 2014

Drs H Raudin Purba Terus Memperjuangkan Lahirnya UU Desa

Medan, Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut yang merupakan Koordinator Persatuan Rakyat Desa (Parade) Nusantara Sumatera sangat bersyukur kepada Allah dan berterimakasih kepada anggota DPR-RI yang telah mensahkan Rancangan Undangundang Desa menjadi Undang-undang Desa (UU Desa).

Kepada BPB, ia mengatakan sangat pentingnya pemerintah melahirkan UU Desa ini. Parade Nusantara sebagai inisiator bersama Asosiasi Perangkat Desa (Apdesi) dan Forum Komunikasi Perangkat Desa (FKPDI) di seluruh Indonesia memperjuangkannya sejak tahun 2001, hingga disahkan menjadi UU Desa. Karena dengan lahirnya UU Desa ini maka hak-hak desa diantaranya mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat berdasarkan Hak Asal Usul, Adat Istiadat dan Nilai Sosial Masyarakat Budaya akan menjadi jelas kedudukannya setelah lahirnya UU Desa tersebut.

Dengan telah disahkannya UU Desa ini katanya, Komisi A DPRD Sumut mendesak pemerintah pusat segera melahirkan Peraturan Pemerintah yang diikuti Peratuan Menteri Dalam Negeri (Permendagi) agar bisa ditindaklanjuti sesegara mungkin. PP dan Permendagri itu kata Politisi PKS DPRD Sumut itu, tanpa adanya PP dan Permendagri, UU Desa itu belum bisa dilaksanakan.

UU Desa ini diyakininya akan bisa melahirkan pembangunan desa yang lebih baik lagi, sehingga mempercepat perkembangan desa dan masyarakatnya menuju sejahtera. Diyakininya tidak akan ada lagi perampasan tanah masyarakat yang termasuk dalam tanah ulayat (adat), atau tanah masyarakat yang dirampas untuk diserahkan ke perkebunan asing, swasta maupun pemerintah yang seperti yang terjadi sekarang ini.

Sebab kata calon anggota DPRRI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut III ini, UU Desa sudah mengatur Hak Asal Usul, adat istiadat dan sosial budaya. Jadi posisi desa setelah lahirnya UU Desa itu sangat kuat. UU Desa ini katanya merupakan pecahan dari UU No 32/2004 tentang Pemerintahan Desa. UU Desa juga akan mempercepat perubahan desa menjadi kelurahan.

Selan itu UU Desa ini memberi kewenangan kepada kepala desa bersama perangkatnya untuk mengelola sumber-sumber pendapatan yang lebih jelas. Selama ini semuanya diangkut ke kabupaten. Menetapkan kepala desa boleh dipilih 3 periode dengan masa jabatan 6 tahun/periode.

Dia yakin dengan lahirnya UU Desa tersebut akan banyak sarjana yang berasal dari desa akan pro-aktif meningkatkan pembangunan desa, karena dananya sudah terbilang besar  Selain itu, dengan lahirnya UU Desa ini katanya uang yang beredar di desa pun sangat besar di tahun-tahun mendatang dikucurkan pemerintah, seperti yang direncanakan pemerintah mencapai Rp1 miliar pertahun.

Selama ini katanya, banyak terjadi ketimpangan di aparat desa, misalnya tidak jelasnya gaji kepala desa, berikut dengan perobatannya. Sedangkan penghasilan Seketaris Desa (Sekdes) yang merupakan PNS jauh lebih sejahtera dibanding kepala desa. Tapi dengan terbitnya UU Desa ini gaji kepala desa sudah jelas aturannya.

Menurut data yang dikumpulkan BPB, sejak tahun 1965, pemerintah terus memperbaharui UU terkait yang mengatur pemerintahan desa yakni UU No 19/1965 Desapraja sebagai peralihan untuk mempercepat terujutnya daerah tingkat III (kecamatan di Indonesia, kemudian UU No5/1979 di masa ini pemerintah melakukan penyeragaman tentang desa, seterusnya UU No 22/1999 hanya terdiri dari 8 pasal yang mengatur pemerintahan desa, dari 134 pasal isi UU tersebut, seterusnya UU No 32/2004 hanya 16 pasal dari 240 pasal.

Perjuangan para pengurus Parade Nusantara yang memperjuangkan terbentuknya UU Desa kata Raudin Purba, Koordinator Sumatera ini cukup panjang dan melelahkan. Dibuktikan dari seringnya para kepala desa berdemonstarai termasuk dari Sumut hingga sampai demo ke istana. Karena itu, sangat pantas kita bersyukur kepada Tuhan YME dan kepada anggota DPR-RI yang terus melakukan penggodokan materi UU Desa itu.

Drs. H.Rauddin Purba Caleg PKS DPR RI Dapil SUMUT III


Senin, 23 September 2013

Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST MSI dan Wagubsu H T Erry Nuradi mendapat anugerah Sahabat Pers Award 2013

Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST MSI dan Wagubsu H T Erry Nuradi mendapat anugerah Sahabat Pers Award 2013 oleh Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS) Sumut.

Gubsu: Pers Mitra Membangun Sumatera Utara

MEDAN | DNA - Berbarengan dengan peringat HUT ke 67, Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS) Sumut memberikan anugerah Sahabat Pers Award 2013. Dalam malam anugerah yang berlangsung di Hotel JW Marriot Jalan Putri Hijau, Medan, SPS mengapresiasi 15 tokoh masyarakat . Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST MSI dan Wagubsu H T Erry Nuradi termasuk dalam daftar penerima anugerah tersebut. Anugerah Sahabat Pers diberikan SPS kepada tokoh yang dinilai dekat dengan jurnalis, serta mampu berkomunikasi dengan baik dan relatif bersih di mata publik.

Peanugerahan diserahkan langsung oleh Ketua Harian Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS) pusat Muhammad Ridlo Eisy didampingi ketua SPS Sumut H Teruna J Said. Selain Gubsu dan Wagubsu, tokoh lain yang mendapat anugerah Sahabat Pers antara lain anggota DPD RI Rahmad Syah, Plt Walikota Dzulmi Eldin, Dirut perkebunan nusantara. IV, Ir Erwin, Dirut Umum dan SDM PT Inalum Ir Nasril Kamaruddin MBA, Managing Direktur Garuda Plaza Hotel Hendra Arbie, Bupati Langkat,H Ngongesa Sitepu SH, Bupati Labura H Kharuddin Syah Sitorus SE, Bupati Tobasa Pandapotan Kamsin Simanjuntak, Walikota Sobolga, Bupati Tapteng Raja Bonaran Situmean SH Mhum, Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing MSi, Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM, Bupati Labuhan Batu Dr H Tigor Panbusunan Siregar SpPd, Dirut PTPN II Bathara Moeda Nasution.

Apresiasi juga diberikan kepada media yang memiliki dedikasi, prestasi serta loyalitas terhadap pemberitaan dengan tajuk Sumatera Utara Print Media Awards (SUPMA) dan Good Media.

Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST MSi dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-67. Pers menurut Gubsu sangat penting sebagai mitra membangun Sumatera Utara." Pers dan media adalah sumber informasi, masukan dan referensi penting bagi kami untuk mengambil kebijakan," kata Gubsu.

Untuk itulah, Pemprovsu selalu menjadikan pers sebagai partner untuk membangun Sumut sesuai visi dan misi Gubsu dan Wagubsu untuk menjadikan Sumut sebagai provinsi yang berdaya saing, lebih Sejahtera dan Mandiri.

Dalam usia yang tidak lagi muda, menurut Gubsu para anggota SPS Sumatera Utara juga harus bisa menerbitkan suratkabar terbaik. Terbaik bukan hanya dalam sisi tiras atau oplah dan tampilan (layout), tapi yang lebih penting terbaik dalam hal bobot berita.

"Pers terbaik harus bisa mencerdaskan masyarakat. Karena itu pers haruslah terus menyajikan berita yang aktual, menggunakan narasumber terpercaya, tidak menyinggung SARA, tidak berbau fitnah, tidak mengadu domba dan jauh dari pornografi juga pornoaksi," tegas Gubsu.

Sementara Itu Ketua Harian SPS Pusat Muhammad Ridlo Eisy dalam sambutannya menyampaikan, SPS di seluruh Indonesia ada tiga wilayah yang maju dan ketiga wilayah ini terus menerus saling kejar dalam berprestasi."Salah satunya adalah SPS Sumut selain SPS Riau dan SPS Jogja," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, kepada SPS Sumut dia berharap untuk terus maju dan menjaga terus untuk tetap istiqomah dalam menjaga dan menerapkan kode etik jurnalistik dan berpegang teguh pada undang undang pers.

Ketua SPS Sumut H Teruna J Said dalam laporannya menerangkan, pemberian Anugerah Sahabat Pers berlangsung meriah dan dihadiri seluruh tokoh yang diundang.

"Dalam usia yag tidak muda lagi, tentunya melalui banyak hal manis dan pahit namun kami rasakan akhir-akhir ini perhatian masyarakat semakin baik terbukti dari peran serta masyarakat," ujarnya.

SPS Sumut banyak melakuan berbagai program tujuan agar penyajian media kepada masyarakat semakin baik dan bermutu. Diantaranya work shop tentang pemasaran dengan menampilkan pembicara dari PT Telkomsel Medan.((sam/mdn)

http://dnaberita.com/berita-97049-gubsu-pers-mitra-membangun-sumatera-utara.html

Kamis, 19 September 2013

Ini Bukan Jokowi, tapi Gubsu Gatot pujo Nugroho terima penghargaan pelopor inovasi daerah

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, menerima  penghargaan pelopor Sistem Inovasi Daerah (Sida) dari Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta. Penghargaan ini diserahkan  dalam acara Puncak Hari Teknologi Nasional di Taman Mini Indonesia Indah hari ini. Penghargaan Pelopor Sida merupakan apresiasi sekaligus pengakuan pemerintah pusat kepada kepala daerah yang dinilai berkomitmen memperkuat sistem inovasi daerah.

Penghargaan Pelopor Sida diberikan kepada 11 kepala daerah setingkat provinsi dalam acara perayaan Puncak Hari Teknologi Nasional yang mengambil tema Inovasi untuk Kemajuan Bangsa dihadiri oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan mantan presiden RI BJ Habibie.

Sumatera Utara dan sepuluh provinsi lainnya dinilai telah menunjukkan komitmen dalam mengambil prakarsa untuk mengimplementasikan keputusan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Riset dan Teknologi tentang Penguasaan Sistem Inovasi Daerah.

Gubsu bersama gubernur Bengkulu, Lampung, Sumsel, Banten, Jawa Barat, Jateng, Jatim, Kaltim, Sulawesi Selatan dan Gorontalo telah mengambil prakarsa tidak saja dalam membentuk tim koordinasi nasional di wilayah mereka tapi juga telah menyusun roadmap penguatan Sida juga menyusun actionplan dan renja mereka secara detil. Pelaksanaan Sistem Inovasi Daerah (SIDA) bagian dari pengembangan Sistem Inovasi Nasional (Sinas) yang dilandasi oleh UU No 18 tahun 2002 tentang sistem nasional penelitian dan pengembangan dan penerapan IPTEK.

Usai menerima penghargaan, Gubsu didampingi Kepala Balitbang Provsu Alwin Sitorus mengatakan penghargaan tersebut merupakan pemicu dan pemacu bagi Provinsi Sumatera Utara  untuk mengembangkan Sistem Inovasi Daerah yang lebih maju. Terlebih lagi pengembangan Sida strategis bagi pencapaian visi misi daerah yaitu menjadikan Sumatera Utara sebagai provinsi yang berdaya saing dan sejahtera.

"Pengembangan sistem inovasi daerah merupakan bagian dari peningkatan Daya saing daerah, karenanya ini sangat strategis bagi Provinsi Sumatera Utara terutama untuk mewujudkan visi dan misi kita Sumatera Utara yang berdaya saing dan sejahtera," ujar Gubsu, hari ini.

Gubsu berujar bahwa Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu koridor ekonomi yang dirancang menjadi Pusat Pertumbuhan Indonesia Bagaian Barat yaitu bagian dari Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025.

Melalui program MP3EI, Sumut dikembangkan menjadi pusat industri kelapa sawit melalui pengembangan  Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei. "Kita patut berbangga , Sumut memiliki Pusat Unggulan Iptek (PUI) Nasional yaitu Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan dimana produk inovasinya sudah dikenal tidak saja secara nasional namun juga oleh industri kelapa sawit dunia,"tuturnya.

Sementara itu, Presiden SBY dalam arahannya mengungkapkan bahwa Inovasi dan teknologi memiliki peran yang sentral Bagi kemajuan nasional. "Ekonomi bisa mengalami pasang dan surut, Up and down. Demikian juga demokrasi dan politik. sekarang pun banyak negara yang mengalami sock dan crisis," ujarnya.

Namun, lanjut SBY, hanya negara yang memiliki inovasi dan teknologi yang maju dapat terus maju dan  bertahan. SBY menyampaikan tiga isu penting yang dihadapi dunia dan Indonsesia saat ini dan masa depan. Diantaranya adalah kesinambungan pangan, energi dan air, bagaimana meletakkan oandangan hubungan yang konstruktif antara ekonomi dan teknologi serta membangun sinergo nasional antara akademisi, bisnis dan pemerintah.

SBY mengatakan Bangsa kita harus terus meningkatkan kecukupan produktivitas pangan, meningkatkan produksi energi termasuk enrgi baru dan terbarukan. Dan kalau mau melakukannya harus sekarang. Karena 20-30 tahun lagi indonesia berada posisi yang baik. Bangsa ini juga harus belajar menjadi hemat dan efisien bukan rakus dan boros," ujar SBY.

Dalam acara itu Menristek juga menyerahkan penghargaan Anugerah Iptek kategori Budhipura (Pemprov), Prayogasala (Pranata Litbang), Labdha Kretya (Kreativitas dan Inovasi Masyarakat) dan Widyasilpawijana (Duta Iptek).

http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=298735&Itemid


Selasa, 03 September 2013

Wakil Wali Kota Binjai Inspektur upacara HUT ke-52 Pramuka

Binjai-andalas Wakil Wali Kota Binjai Timbas Tarigan menjadi inspektur upacara (irup) Peringatan HUT ke-54 Pramuka di Lapangan Merdeka Binjai, Sabtu (31/8).
Peringatan HUT Pramuka diikuti ribuan peserta dari seluruh Gugus Depan se-Kota Binjai. Upacara dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti tarian kolosal Pelangi Kebudayaan Nusantara, barogsai, baris berbaris, semaphore, merangkai tali, dan lainnya.

Timbas Tarigan yang juga selaku Ketua Kwarcab Pramuka Kota Binjai dalam upacara itu menyematkan tanda penghargaan kepada para pengurus Pramuka yang dinilai berjasa mengembangkan Pramuka di Kota Binjai serta menyerahkan bantuan tenda dan perlengkapannya kepada Kwartir Ranting Pramuk se-Kota Binjai.

Didampingi Sekretaris Kwarcab T Syarifuddin, Timbas menyebutkan Pramuka merupakan gerakan kepanduan yang terus berusaha dengan landasan keikhlasan untuk mengabdi kepada bangsa tercinta, terus berbenah diri dengan membuat program untuk membentuk kader-kader penerus bangsa yang bermental baja, disiplin, menghormati hak orang lain, kreatif, sabar, dan tabah dalam menggapai cita-cita serta berdaya saing.

Program Pramuka di Kota Binjai menurutnya sudah berjalan dengan cukup baik dan diharapkan semakin baik ke depannya, tentu saja tidak terlepas dari dukungan Ka Mabicab M Idaham yang juga Wali Kota Binjai dengan ikut terjun langsung ke lapangan.

http://harianandalas.com/Ragam/Wakil-Wali-Kota-Binjai-Irup-HUT-ke-52-Pramuka

Sabtu, 24 Agustus 2013

Berkah Kemenangan GANTENG, Sisa anggaran Pilgubsu Rp203 M dikembalikan

MEDAN - Pelaksanaaan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara yang berlangsung hanya satu putaran pada Maret 2013  lalu berhasil menghemat APBD Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp203,9 miliar. Sisa dana penyelengaraan Pemilu tersebut akan dikembalikan ke kas daerah yang akan digunakan untuk pembiayaan pembangunan.

Penyerahan pertangguangjawaban penggunaan dana untuk kegiatan Pilgubsu tersebut berlangsung di Gubernuran, dalam acara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumut.  Dalam acara yang dibuka oleh Gubsu  Gatot Pujo Nugoro, tersebut terungkap bahwa Pilgubsu yang berlangsung aman damai satu putaran tersebut hanya menggunakan dana 68,45% dari alokasi yang ditetapkan pada APBD senilai Rp 646,4 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk penyelenggaraan pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Polda Sumut  sebagai koordinator pengamanan. Dari total dana alokasi Pilgubsu untuk tahun anggaran 2012 dan 2013 tersebut, KPU yang mendapatkan alokasi Rp482,58 miliar menggunakan 68,35 persen saja dari alokasi dan mengembalikan dana Rp152,728 miliar. Sedangkan Polda Sumut sebagai koordinator pengamanan mendapatkan alokasi Rp87 miliar dan menggunakan hanya 49,49 persen,  alokasi dan mengembalikan Rp43,94 milyar. Panwaslu yang memperoleh alokasi Rp76,82 miliar , menggunakan 90,55 persen dari alokasi dan mengembalikan Rp7,26 miliar ke kas daerah.

Gubernur Sumatera Utara dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh tahapan Pilkada Gubsu/Wagubsu telah berjalan dengan lancar, aman dan kondusif dengan satu putaran.

"Penyelenggaraan Pilkada Gubsu dan Wagubsu berjalan lancar, aman dan kondusif satu putaran sehingga alokasi dana yang disiapkan telah bersisa ke kas daerah sehingga sisa anggaran ini bisa digunakan untuk kegiatan pembangunan lainnya," ujar Gubsu yang juga kader PKS itu.

Gubsu meminta agar penyelenggaraan pilkada, yang berlangsung kondusif dan hemat biaya sebagaimana yang dilakukan di Sumut pada proses Pilgubsu Maret lalu dapat menjadi contoh bagi enam kabupaten/kota yang akan menyelenggarakan pilkada pada tahun ini. Gubsu juga mengungkapkan apresiasi dan terimakasih kepada pihak-pihak penyelenggara Pilkada Gubsu/Wagubsu yang telah bekerja keras sehingga proses pemilu berjalan aman, tertib dan lancar. "Terimakasih kepada KPU dan Panwaslu, juga aparat keamanan yang berjasa  sehingga Pilgubsu berjalan baik, aman, tertib dan lancar," ujar Gubsu.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Saleh Bangun, Kapolda Sumut  Irjen Pol Syarief Gunawan, Pangdam I BB Mayjen TNI Burhanuddin Siagian, Ketua Pengadilan Tinggi Sumut A TH Pudjiwahono, Pangkosek Hanudnas III Marsma TNI Sungkono, Dan Lantamal I Belawan Laksma Didik Wahyudi, Sekda Provsu Nurdin Lubis,  Ketua KPU Sumut Surya Perdana, Ketua Panwaslu David Susanto,  Kepala BIN Daerah Sumut Brigjen TNI Cucu Soemantri, Dan Lanud Suwondo Kol PNB SM Handoko.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpolinmas Eddy Sofyan, mengungkapkan sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku maka dana yang tidak terpakai tersebut akan dikembalikan ke kas daerah untuk digunakan baiaya pembangunan pada PAPBD maupun ABD 2014.  Akhir bulan ini menurutnya Pemprovsu akan menyerahkan berkas pertanggungjawaban yang sudah diserahkan tiga instansi tersebut untuk diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan.
(waspada)

Prestasi Gatot Selama Memimpin Sumatera Utara di periode pertama


keberhasilan Gatot Pujo Nugroho selama memimpin Sumatera Utara, selama menjadi wakil, PLT, sekaligus menjadi gubernyr pengganti di periode pertama (2009-2013):
3.    Disepakatinya Pembentukan Badan Usaha Bersama untuk Kepemilikan Saham PT Inalum http://p.ost.im/p/du6Lg7

4.    Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho dana Asuransi nelayan meningkat. http://p.ost.im/p/dmbjuV

5.    Batik Sumatera Tembus Pasar Internasional. http://p.ost.im/p/dm9vXg

6.    Gatot mnyerahkn bantuan 60 hand traktor dan 100 ton bibit padi unggul kpd kelompok tani d Simalungun #Gatot5Erry http://p.ost.im/p/dm37mK

7.    Gatot Pujo Nugroho : Tahun ini Anggaran Kesehatan Sumut Naik Lebih 100%. http://p.ost.im/p/dm4rrB

8.    Kebijakan Gatot Lindungi Petani Lokal http://p.ost.im/p/dmgRhv

9.    Gatot: angka pnganggurn brhasil dturunkan dari 6,37 % tahun 2011 menjadi 6,20 % pada tahun 2012. http://p.ost.im/p/duAXvB

10.    Penurunan angka kemiskinan dari 11,33 persen pada tahun 2011 menjadi 10,67 persen pada tahun 2012. http://p.ost.im/p/duAXvB

11.    Sumut mendapat penghargaan sebagai daerah pengendali inflasi se-Indonesia. http://p.ost.im/p/duAXvB

12.    Sumut brhasil mngendalikn angka inflasi 3,86 % di bawah angka 4,30 % inflasi nasional tahun 2012. http://p.ost.im/p/duAXvB

13.    Rp20 miliar untuk percepatan pembangunan Kualanamu.  http://p.ost.im/p/dmTGBY

14.    Gatot pertahankan SMKN taraf internasional. http://p.ost.im/p/duBCCc

15.    Suswono: Sumut termasuk salah satu lumbung pangan nasional. http://p.ost.im/p/duDeVA

16.    SBY tunjuk Gatot Pujo Nugroho sebagai Ketua Dewan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sumatera Utara. http://p.ost.im/p/dmGDVY

17.    Gatot langsung respon jembatan ambruk di Simalungun. http://p.ost.im/p/dmARNB

18.    Gatot Dorong Pemberdayaan Pasar Tradisional. http://p.ost.im/p/dmqmty

19.    Gatot Pujo Nugroho menerima Penghargaan dari presiden RI atas keberhasilan mengendalikan inflasi. http://p.ost.im/p/dmv2Lp

20.    Sumut Masuki Era Baru Kemudahan Perijinan http://p.ost.im/p/dm7MSg

21.    Gatot Serahkan Bonus PON dan Peparnas Langsung Ke Rekening Atlet. http://p.ost.im/p/dmsMGK

22.    Posko Desa adalah Upaya Gatot Wujudkan Sumut Surplus Beras. http://p.ost.im/p/duNcqC

23.    Pemprov anggarkan Rp2 M untuk Pramuka.  http://p.ost.im/p/du8FyL

24.    Gatot Pujo Nugroho, memberi penghargaan kepada 49 Staf PNS teladan di jajaran Pemerintah PemProvSu. http://p.ost.im/p/dmpT9a

25.    Gubsu Ajak Warga Asahan Kembangkan "Manggadong". http://p.ost.im/p/dmQdjA

26.    Gatot Pujo Nugroho mnyerahkan bantuan kpd penyuluh utk mndukung operasional penyuluh di lapangan. http://p.ost.im/p/dmT2qs

27.    Gatot meresmikan penggunaan jalan Sei Rakyat – Sei Berombang sepanjang 24 km. http://p.ost.im/p/dm9Wk5

28.    Gatot Bagikan 3,5 Ton Beras Bagi Keluarga Tak. http://p.ost.im/p/duYgBu

29.    Gatot salah satu kepala daerah yg mmberikan prhatian atas kemajuan yang dicapai perguruan tinggi http://p.ost.im/p/duAXYh

30.    Gatot Luncurkan Asuransi Nelayan Pertama di Indonesia. http://p.ost.im/p/dm5dJk

31.    Gatot serahkan bantuan 262 rumah aladin http://p.ost.im/p/duLg4t

32.    Kuala Namu rampung 91 persen http://p.ost.im/p/dmP2TF

33.    DIPA Sumut naik 11,29 persen http://p.ost.im/p/dmp6YX

34.    Angka Buta Aksara Sumut Menurun Signifikan http://p.ost.im/p/dmPAQ7

35.    Gatot berikan Bantuan Untuk Petani dan Nelayan http://p.ost.im/p/dm7h5U

36.    USAID berikn penghargaan kpd Gatot Pujo Nugroho krn komitmen memajukn program pendidikan di Sumut. http://p.ost.im/p/dmXvx2

37.    Keterbukaan Informasi Publik, Sumut Terbaik Ketiga http://p.ost.im/p/dm9xXv

38.    Sekolah Gratis ala Gatot Pujo Nugroho http://p.ost.im/p/duNwJT

39.    Gatot Komit Anggarkan 20% APBD Untuk Pendidikan. http://p.ost.im/p/duSqQ9

40.    Entaskan Pengangguran, Pemprovsu Bangun Perguruan Tinggi Berbasis Keunggulan Daerah http://p.ost.im/p/duepT8

41.    Plt Gubsu Minta REI Sumut Perbanyak Perumahan Layak Huni Tapi Terjangkau http://p.ost.im/p/duR2BT

42.    Gatot: Ayo Beri Investor Pelayanan Cepat, Mudah dan Murah http://p.ost.im/p/dueCFS

43.    Gatot Serahkan Bantuan Untuk Nazir Masjid dan Bilal Mayit  http://p.ost.im/p/dm9pBx

44.    Gatot Ajak Investor India Kelola SDA Sumatera Utara http://p.ost.im/p/dm7NuP

45.    Gatot: Pembebasan Lahan Jalan Arteri Bandara Kuala Namu  http://p.ost.im/p/du6uxa

46.    Gatot Bagikan Rp 20 Miliar Untuk Guru di Simalungun  http://p.ost.im/p/duFXdP

47.    Semester I, Ekspor Ikan dan Udang Sumut Naik 34,25%  http://p.ost.im/p/duhw3a

48.    Gatot: 6.000 Guru Honorer Segera Jadi PNS  http://p.ost.im/p/dmTPFV

49.    Gatot Salurkan Rp 2,19 Miliar Genjot Pertanian Tebu http://p.ost.im/p/duDSTA

Sabtu, 29 Juni 2013

Pilkada Yang Dimenangkan PKS Selalu Berbuntut Gugatan Ke MK

Dari semenjak pilkada Kang Aher dan Deddy Mizwar di Jawa Barat, dan Gatot - Tengku di Sumatera Utara yang strategis. Sampai beberapa pilkada lainnya. Semuanya semacam SOP bahwa harus diteruskan ke Mahkamah Konstitusi. Bukan untuk merubah hasil pemilihan, tapi hanya untuk menyebut-nyebut monumen LHI itu saja, tinggal diperlebar dan diberi tuduhan-tuduhan pengait.
Saya cukup ingat dengan tuduhan kepada Kang Aher soal Bank Jabar yang membuat Rheinald Kasali sebagai panelis debat cagub di TV merasa perlu bicara empat mata dengan Teten Masduki gara-gara memberikan tuduhan buruk kepada Kang Aher soal Bank Jabar. Padahal Rheinald Kasali ikut andil dalam meningkatkan Bank Jabar menjadi bank paling berprestasi baik sebagai bank plat merah, maupun dalam perbankan secara umum.
Bahkan berita yang dilansir Tempo on-line tentang tuduhan korupsi Kang Aher yang diserang dengan permintaan klarifikasi oleh masyarakat dalam komennya, sampai hilang sama sekali. Karena mengarah kepada ketidakpercayaan pembaca kepada majalah Tempo. Bahakna lebih jauh tim advokasi PKS menangkap tangan orang suruhan tim sukses lawan tengah membuat spanduk terbitnya majalah Tempo yang sengaja dimajukan untuk terbit pas hari pencoblosan. Dimana majalah tersebut memuat tuduhan korupsi Kang Aher.
Namun semuanya berlalu dengan kemenangan dan pelantikan Kang Aher dan Deddy Mizwar tanpa ada kelanjutan proses hukum dari segala tuduhan yang sudah disampaikan. Sehingga masyarakat lama-lama bisa menilai setiap muncul proses-proses hukum terhadap PKS pasti hanya sekedar membuka peluang media berkoar soal PKS dengan materi iklan yang itu itu juga, ujung nya pengen terbentuk imej PKS sama saja korupsinya. Padahal hanya bermodalkan tuduhan, bukan fakta pengadilan. Dan bukan hasil laporan fakta lembaga seperti ICW, misalnya. Karena dalam laporan tahunan ICW tahun 2012 saja, justru satu-satunya partai yang tidak terlibat korupsi malah, PKS saja.
Kalau memberikan tuduhan kepada Kang Aher yang memang sebagai petahana, memang sangat wajar. Sebagai penyelenggara tentu bisa saja kandidat sebagai petahana melakukan kecurangan. Namun di MK semuanya terbukti tidak ada kejadian. Bahkan tuntutannya pun tidak bernilai hukum sama sekali.
http://news.detik.com/bandung/read/2013/06/28/125501/2286999/486/hasil-rekapitulasi-pilwakot-bandung-diprotes-6-kandidat?g991101485
Malah sebaliknya tim advokasi PKS bisa menunjukkan, bahwa kemenangan calon gubernur yang diusung PDIP di kabupaten Majalengka yang menang secara telak, terbukti banyak pelanggaran terkait dengan penyalah gunaan wewenang bupati yang memang berasal dari PDIP. Seperangkat bukti sudah siap diangkat ke pengadilan. Namun, pilihan naik ke pengadilan tidak diambil untuk menjaga kondusifitas pelaksanaan pemilu.
Namun, sekali lagi; cukup mengherankan ketika tuduhan itu diarahkan kepada kandidat yang bukan petahana. Kecurangan macam apa yang bisa dilakukan?
Pada saat proses pemungutan suara akan berlangsung tuduhan itu sudah muncul. Mungkin ketika semua tim sukses mendapatkan hasil survey yang sudah mengindikasikan pasangan yang diusung PKS dan Gerindra ini akan menang, tuduhan sudah muncul dengan menyebutkan ada sejumlah besar surat suara sudah ditandai pada kotak nomor empat.
Ketika kawan saya dipanggil KPUD malah bingung harus melakukan apa. Karena kalau memang menuduh mereka yang harus menunjukkan tuduhannya itu seperti apa. Sehingga akhirnya dari kebuntuan itu para tim sukses bersedia membuka dan memeriksa kertas suara. Setelah diperiksa, indikasi itu tidak ada. Kalaupun ada titik kecil, itu hanya tetesan tinta yang sangat jarang ditemukan, dan tidak hanya terdapat pada nomor-4. Tapi juga ditemukan di kotak kandidat lain.
Selain itu, kemenangan pasangan Ridwan Kamil dan Mang Oded ini bukan hanya menang satu putaran, tapi menang telak. Prosentasenya terpaut cukup jauh. Kemenangan mencapai 45%, sedangkan yang lainnya hanya di bawah 20%. Sehingga sekalipun ditemukan kecurangan atau kesalahan dalam proses, tentu sangat jauh untuk merubah angka kemenangan.
Kalau berbicara percobaan kecurangan, justru saya yang terlibat langsung di lapangan menemukan dan menindak langsung kecurangan yang terjadi dari para calon yang menggugat tersebut. Yang pertama, saya menemukan ada penempelan poster kampanye yang cukup mencolok di sepanjang jalan menuju TPS. Saya berkesempatan mendokumentasikannya. Bahkan saya sampai bisa memotret sebuah poster pasangan calon yang diusung PDIP dan PAN yang latar belakangnya persis sebuah TPS.
Pada saat pelaksanaan, kemudian seorang saksi dari pasangan PDIP dan PAN kembali membuat ulah dengan memasangkan pin bertuliskan SAKSI AYI-NANI dengan nomor 5 tertulis di sana. Langsung tim advokasi PKS bersama pengawas kecamatan menegur dan saksi melepaskan pin-nya.
Tidak kurang pasangan lain memiliki trik kecurangan yang berbeda. Mereka semula memakai jaket, ketika proses pencoblosan berjalan, kemudian beliau membuka jaketnya. nampaklah dengan jelas kaos yang digunakannya bertuliskan “beberes” sebagai tema kampanye dari pasangan yang diusung oleh partai Demokrat. Kembali tim advokasi PKS menegurnya, sampai beliau pulang dulu untuk mengganti pakainnya dengan batik.
Masih banyak lagi yang lainnya. Namun ada kejadian lucu yang ingin saya ceritakan, bahwa; ketika kami tengah membersihkan atribut kampanye karena masa kampanye sudah berakhir, ada tim sukses lawan tengah menyebarkan foto copian berita bohong atau black-campaign. Dan entah bagaimana mereka sampai tidak tahu kalau kami adalah relawan dari kandidat yang menjadi materi black campaign. Mereka menyangka kita satu tim dengan mereka.
Ketika kawan saya menyadari bahwa mereka salah menduga, menyangka kami juga kawan mereka; kawan saya meminta lagi materi black campaign tersebut. Mereka jawab: sudah habis, sambil berkata; “Tenang kang, besok disuplay lebih banyak lagi.” sambil berlalu. Kejadian-kejadian ini ternyata tidak hanya ditemui oleh kawan saya. Tapi juga di beberapa daerah lain.
Jadi, banyak keheranan dari kita dan masyarakat secara umum, kalau inipun kembali digugat ke MK. Apakah cuma ingin menggoreng-goreng PKS. Biar bisa terus menerus membuat perusakan karakter bahwa PKS itu memang tukang curang. Hanya untuk memberikan kesan itu saja. Tidak peduli bentuk tuduhannya kuat atau tidak, bahkan tidak peduli ada atau tidak; yang penting ke MK.
Toh detail di pengadilan itu lain soal.  Mobil LHI yang disita saja bisa dikembalikan dengan diam-diam koq. Padahal pas penyitaannya dilakukan dengan dramatisasi dan publikasi seperti kisah film yang super hebbuoh…
Inilah kejahatan selanjutnya yang harus kita waspadai, kolaborasi HUKUMEDIA

Senin, 17 Juni 2013

Gatot Gubernur Sumut ke-18

GANTENG
Gatot Gubernur Sumut ke-18

MEDAN – Gatot Pujo Nugroho dilantik menjadi Gubernur ke-18 Sumatera Utara, hari ini. Bersama wakilnya Tengku Erry Nuradi, pasangan yang populer disebut GanTeng menjadi pemimpin SUmut selama 5 tahun untuk periode 2013-2018.

Pasangan Gatot-T Erry memimpin Sumatera Utara 5 tahun ke depan, setelah memenangkan 32 persen suara rakyat dalam Pemilukada Gubernur 7 Maret silam. Duet insinyur ITB dan USU ini diyakini akan membawa Sumatera Utara semakin bersinar .

Mengusung semangat bekerja dan berprestasi yang dibungkus dalam tagline “Sumatera Utara yang lebih berdaya saing ”, Gatot –T Erry bertekad mengawal Sumatera Utara menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia di bagian barat.

Tidak berlebihan, sebab sejumlah modal penting sudah dikantungi. Diantaranya penunjukan Sumatera Utara sebagai bagian dari Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi (MP3EI), segera beroperasinya Bandara Internasional Kuala Namu (KNIA) yang akan memberikan efek domino positif bagi pertumbuhan Sumatera Utara, juga potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia Sumatera Utara yang berlimpah dan bermutu.

Keyakinan sukses Sumatera Utara itu pernah diungkapkan mantan Panglima TNI Wiranto yang kini digadang-gadang Partai Hanura sebagai Calon presiden Republik Indonesia. Saat kampanye GanTeng di Langkat April silam, Wiranto menegaskan duet Gatot-T Erry akan membawa harapan cerah bagi rakyat Sumatera Utara.

Jika Tengku Erry sarat prestasi saat dua periode memimpin Kabupaten Serdang Bedagai, maka di mata Wiranto, seorang Gatot Pujo Nugroho juga punya potensi kepemimpinan yang besar.

Ketua Umum DPP Partai Hanura itu menegaskan, Gatot terbukti telah teruji memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan Sumut dua tahun terakhir, meski Gatot hanya seorang Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut . “Saya percaya dan optimis, Gatot akan mampu berbuat lebih untuk Sumut 5 tahun kedepan. Semasa menjabat Pelaksana Tugas saja, Gatot sukses menjaga keamanan dan stabilitas di Sumut, apalagi jika menjadi gubernur defenitif,” ujar Wiranto.

Wiranto juga mengapresiasi Gatot, karena mampu dan tangguh menjalankan pemerintahan di tengah tekanan politik dan fitnah dari segala penjuru mata angin.
“Ibarat pesawat, Gatot sebagai co-pilot mampu mendaratkan Sumut dengan aman saat pesawat kehilangan pilotnya. Bersama Tengku Erry, Gatot akan membawa Sumut tinggal landas ke masa gemilang 5 tahun kedepan. Insyaallah,” sebut Wiranto kala itu.

Setelah dilantik hari ini, rakyat Sumatera Utara tentu menunggu realisasi janji dan program-program GanTeng. Sejumlah program unggulan antara lain pendidikan gratis berkualitas dari SD-SMA, dan penciptaan lapangan pekerjaan. Semua tentu butuh proses dan dukungan masyarakat Sumatera Utara.
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=292251:gatot-gubernur-sumut-ke-18&catid=14:medan&Itemid=27

Kamis, 13 Juni 2013

Wali Kota Binjai Terima Piala Adipura

MedanBisnis—Binjai. Walikota Binjai, HM Idaham, Senin (10/6), menerima anugrah penghargaan Piala Adipura untuk kategori Kota Sedang dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara Jakarta.Ini merupakan yang pertama kali  Kota  Binjai berhasil meraih penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai kategori terbersih dan hijau.
Penghargaan itu juga pertama kali era kepemimpinan H M Idaham SH MSi dan Wakil Walikota Timbas Tarigan SE dan perolehan tersebut hanya di peroleh Kota Binjai, Siantar Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

“Keberhasilan adipura merupakan keberhasilan dari kita semua sebagai warga Kota Binjai, karena ini merupakan hasil  kerja sama dari Pemko Binjai dan tentunya masyarakat Kota Binjai.

 Saya berharap penghargaan ini dapat kita pertahankan, dengan tetap menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan tempat tinggal kita dari sampah,” pinta Idaham.

Walikota Binjai mengajak semua pihak untuk terus giat melakukan upaya menjaga dan menghijaukan lingkungan sekitar masing-masing. “Adipura bukanlah tujuan utama akan tetapi mewujudkan lingkungan yang bersih hijau dan sehat adalah tujuan kita bersama.

Syukur Alhamdulillah upaya ikhlas semua lapisan masyarakat mendapat apresiasi dari pemerintah pusat yang menilai Kota Binjai adalah kota yang bersih sehingga berhak menerima penghargaan Adipura,” katanya.

Walikota juga mengucapkan terima kasih kepada instansi terkait yang telah bekerja keras mengajak, menghimbau dan mengingatkan semua pihak untuk berperan aktif menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Ketua DPRD Binjai, Zainudin Purba  yang turut hadir di Istana Negara mengatakan bahwa penghargaan ini adalah sebuah kebanggaan bagi kita semua. ( arma delisa )

http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2013/06/11/34019/walilkota_binjai_terima_adipura/#.UkKyc2ctSKE

Minggu, 21 April 2013

Gubsu (Gatot pujo Nugroho) Kunjungi Masjid Tertua di Jawa

Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroh, ST mengunjungi Masjid Agung Demak, masjid tertua di Jawa dan berziarah ke makam Sultan Demak Raden Fatah Al Kabar dan Sunan Kalijaga. Kunjungan tersebut dalam rangkaian Milad PKS dan Rapimnas di Semarang (18-20/4) dalam rangka mengapresiasi budaya dan sejarah serta meneladani perjuangan para wali.

Gatot bergabung bersama rombongan tokoh dan petinggi PKS diantaranya mantan presiden PKS Hidayat Nur Wahid, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail. Rombongan bertolak yang dari Semarang menumpang bus  keudian disambut Bupati Demak H M Dachirin Said dan ta'wir masjid H Mukhtarum.

Dalam kunjungan di Masjid Agung Demak, diawali dengan ziarah dan doa di makam Sultan Demak I Raden Abdul Fattah Al Akbar serta keluarga kerabat. Para tokoh PKS kemudian berkesempatan menunaikan sholat sunnah di Masjid Demak yang dibangun oleh Raden Fattah beserta para wali songo sekitar abad XIV. Masjid Agung Demak merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia yang memiliki nilai penting bagi perkembangan Islam di tanah air, tepatnya pada masa Kesultanan Demak Bintoro.

Masjid ini dipercayai sebagai tempat berkumpulnya para wali beribadah dan berdiskusi tentang penyebar agama Islam, serta mengajarkan ilmu agama.

Dalam perjalanan dari makam menuju masjid, Gubsu dan para tokoh PKS menyempatkan minum air dari gentong Kong. Sebentuk gerabah penampung air  peninggalan Dinasti Ming yang merupakan hadiah oleh Putri Kerajaan Campa. Usai sholat, rombongan meninjau museum yang terletak masih dalam kompleks. Gatot Hidayat Nurwahid, Ahmad Heryawan, dan tokoh lainnya banyak menggali informasi mengenai peninggalan para wali yang masih tersimpan di dalam museum.

Selama kunjungan ke kompleks Masjid Demak, para tokoh PKS ikut memberi berbagai masukan untuk meningkatkan kenyamanan para pengunjung dan peziarah. "Tadi kami berbicara dengan Pak Bupati bagaimana agar tempat ini semakin banyak memberi manfaatnya," ujar Hidayat.

Diantara usulan adalah menyediakan tayangan dokumentasi tampilan lantai dua masjid yang tidak boleh dikunjungi masyarakat umum, sehingga keinginan tahuan pengunjung dapat terpenuhi.  Selain itu, diusulkan menyediakan cangkir sekali pakai bagi para peziarah yang ingin minum air dar gentong Kong, sebagaimana halnya yang diterapkan untuk meminum air zam zam di Masjidil Haram.

Hidayat Nur Wahid mengatakan bahwa kunjungan ke Mesjid Demak merupakan wujud kecintaan PKS kepada Indonesia dan sejarah serta budayanya. "Ini adalah bukti kalau PKS sangat menghormati sejarah tradisi dan perjuangan para wali," ujar Hidayat Nurwahid yang didampingi para tokoh PKS termasuk Gubsu. Hidayat menambahkan kunjungan ziarah ke kompleks Masjid dan pemakaman Sultan Demak adalah wujud apresiasi budaya sekaligus meneladani tokoh-tokoh pembuat sejarah seperti  Raden Fattah, Sultan Trenggono, Patih Yunus.

Dari masjid Demak, rombongan bertolak ke Makam Sunan Kalijaga. Rombongan berbaur dengan ratusan peziarah yang memadati kompleks pemakaman tersebut.  Baik saat memasuki maupun keluar dari jalan menuju kompleks makam, rombongan banyak melayani permintaan foto pengunjung maupun para pedagang suvenir di sekitar lokasi.

Pendaftaran CAD besok (22 April terakhir) baru PKS Dan PBB yang sudah Mendaftar Di KPU Medan!!

PKS Nomor 3
 Jelang Akhir Penyerahan DCS Baru 2 Parpol (PKS yang Pertama ) Yang Daftar ke KPU Medan 

MEDAN | DNA - Jelang hari terakhir penyeragan daftar caleg untuk pemilu legislatif 2014 di KPU Medan, baru 2 parpol yang mendaftarkan calegnya yakni : partai pks dan partai pbb. pendaftar pertama adalah pks didaftarkan pada tanggal 10 april dan pbb pada hari minggu tanggal 21 april 2013 pukul 14.30 wib yang diserahkan oleh ketua Ir.Ridwan dan sekretaris Ir. Dolly A Siregar ke kpu medan.

Sesuai per kpu 13/2013 tentang petunjuk teknis pendaftar parpol dan per kpu 7/2013 tentang jadwal dan tahapan pileg tahun 2014 maka hari ini, tanggal 22 april 2013 pukl 16.00 wib adalah hari terakhir pendaftarkan caleg ke kpu medan, dari 2 parpol ini telah menyerahkan 50 caleg dan diantaranya 30% perempuan (18 caleg) ujar pandapotan tamba, SH.M.Hum selaku Devisi Hukum dan Humas kpu medan.

"Parpol yang belum menyerahkan berkas calegnya ke kpu medan adalah : Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Hanura, Partai PPP, Partai PKPI, Partai PKB, Partai PDIP, Partai PAN dan Partai Gerindra, kita berharap ke-10 dapat menyerahkabn berkasnya pada hari ini terakhir sebelum pukul 16.00 wib ujar," Tamba.

Apabila parpol kalau tidak menyerahkan dcsnya hari ini maka dipastikan partai tidak mengikuti pileg 2014 karena tidak ada kesempatkan untuk mendaftarkan caleg lagi hal ini sesuai aturan kpu 13/2013 parpol hanya boleh menyerahkan dcsnya 1 x pada saat pendaftaran yakni dari tanggal 9 s/d 22 april 2013 diluar itu tidak diterima kpu medan pendaftaran.

KPU Medan mengamati lambatnya parpol menyerahkan dcsnya ke kpu disebabkan parpol harus mendapatkan persetujuan dari pimpiman parpol dari tingkat pusat sehingga mereka memilih di hari terakhir pendaftaran. hal ini membuat kpu medan harus bekerja extra di hari terakhir karena harus memeriksa berkas dan dokumen yang diberikan parpol berupa sk kepengerusan dan dcs per dapil baik dalam bentuk hard copy maupun dalam bentuk soft copy yang bersamaan sebelum diberikan tanda terima.

Verifikasi dokumen DCS caleg akan dilakukan kpu medan dari tanggal 23 april s/d 5 mei 2013 (14 hari). adapun yang di verifikasi adalah, meneliti daftar caleg 100% per dapil, meneliti pemenuhan perempuan 30% per dapil, menelilti penempatan perempuan setiap 3 caleg ada 1 perempuan, meneliti tandatangan pengajuan calon oleh ketua dan sekretaris sesuai AD/ADRT.

"Syarat calon yang diteliti adalah : meneliti surat peryatan dan surat keterangan model bb, bb1 s/d bb 11 (pendaftaran caleg), meneliti syarat minimal usia 21 tahun pada tanggal pendaftaran yakni tanggal tanggal 22 april 2013, meneliti foto copy ktp masih berlaku sampai dengan tanggal pendaftaran yakni tanggal 22 april 2013, meneliti kta, meneliti foto copy ijazah minimal slta, meneliti pengunduran diri bagi pns, tni/polri, bumn/bumd, kepada daerah/wakil kepala daerah, meneliti pengunduran diri bagi anggota dprd yang berbeda parpol ujar," pandapotan tamba


http://www.dnaberita.com/berita-87955-jelang-akhir-penyerahan-dcs-baru-2-parpol-yang-daftar-ke-kpu-medan.html
PBB
 

Selasa, 16 April 2013

MK Tolak Gugatan Effendi Simbolon, GanTeng Sah Gubernur Sumut

Jakarta-Mahkamah Konstitusi (MK) menolak secara keseluruhan permohononan gugatan Perselisihan Hasil Pemilukada Sumatera Utara yang diajukan 2 pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, yakni Irawan Pasaribu-Soekirman dan Effendi Simbolon-Jumiran Abdi.

Dengan begitu, Keputusan KPU yang menyatakan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi (Ganteng) menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut untuk periode 2013-2018 tetap sah.

"Menyatakan, menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi, Akil Mochtar saat membacakan amar putusan di Gedung, MK, Jakarta, Senin (15/4/2013).

Dalam pertimbangannya, MK menyatakan dalil permohonan Pemohon tidak berasalan menurut hukum. Dalil Pemohon tentang adanya pelangaran administratif yang dilakukan KPU Provinsi Sumut selaku Termohon, menurut Mahkamah, Pemohon tidak mengajukan bukti yang meyakinkan. "Sehingga dalil permohonan a quo tidak terbukti menurut hukum," kata Akil.

Dalil Pemohon tentang Termohon melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan Pemilukada karena pelaksanaan tahapan Pemilukada Provinsi Sumut di tingkat Kabupaten Padang Lawas Utara dan Kabupaten Tapanuli Tengah tidak dilakukan oleh anggota KPU Kabupaten yang sah, juga tidak beralasan menurut hukum.

Pun juga terhadap dalil Pemohon yang mendalikan telah terjadi pelangaran secara terstruktur, sistematis, dan masif yang terjadi dalam bentuk kampanye hitam, praktik money politic, keberpihakan petugas KPPS, sampai pada keterlibatan pejabat pemerintah daerah serta perangkatnya dalam pemenangan Gatot-Tengku, juga tidak beralasan menurut hukum.

"Tidak ada bukti bahwa pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif dengan melibatkan pihak terkait (Gatot-Tengku) atau Termohon (KPU) dan secara signifikan dapat memengaruhi komposisi perolehan suara pada pasangan calon, khususnya antara Pemohon dan Pihak Terkait," kata Akil.

Menurut Mahkamah, apabila terjadi pelangaran-pelanggaran, seperti money politic, kampanye hitam, ataupun keterlibatan aparat pemerintah, termasuk sambutan-sambutan kepala pemerintah daerah yang mengarahkan untuk memilih pasangan calon tertentu, maka seharusnya hal tersebut dilaporkan kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Dan diselesaikan sesuai dengan jenis pelanggaran masing-masing," kata Akil.

Seperti diketahui, permohonan Perselisihan Hasil Pemilukada Sumatera Utara ini dimohonkan oleh 2 pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, yakni Irawan Pasaribu-Soekirman dan Effendi Simbolon-Jumiran Abdi. Keduanya kalah dalam pertarungan Pemilukada Sumut 2013 yang dimenangkan pasangan nomor urut 5, Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi (Ganteng) yang disokong Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dalam permohonan itu, para Pemohon menilai, KPU telah melakukan beberapa pelangaran yang telah mengganggu pelaksanaan Pemilukada Sumut. Di antaranya, kesalahan dalam DPT yang menyebabkan banyak warga Sumut yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya, adanya manipulasi DPT, money politic, kampanye hitam, keterlibatan aparat pemerintah, serta tindakan intimidasi yang dilakukan oleh Penyelenggara Pemilu dan kepala dusun. (Ary) 

*http://news.liputan6.com

Tifatul: Dipo Alam Jangan Ngurusin Partai

Jakarta. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) gerah dengan pernyataan Sekretaris Kabinet, Dipo Alam yang menyebut salah satu menteri yang mungkin bakal di reshuffle adalah Menteri Pertanian, Suswono.

Anggota Majelis Syuro pertimbangan PKS, Tifatul Sembiring, meminta Dipo Alam tidak melulu mengurusi partai politik. “Dipo jangan ngurusin partai-lah,’ kata Tifatul, Senin (15/4).

Menteri Komunikasi dan Informasi itu menegaskan, orang yang berurusan dengan KPK belum tentu menjadi tersangka ataupun bersalah dalam kasus korupsi.

Tifatul menyatakan, PKS tidak membahas persoalan tersebut. Apalagi mencari pengganti jika benar Mentan diganti karena kasus yang membelitnya. “Yang jelas, yang berurusan dengan KPK kan bukan hanya menteri pertanian, dia berurusan juga sebagai saksi. Pak Agus Martowardjoyo (Menkeu) juga diperiksa sebagai saksi,” kata menteri asal Sumatra Barat itu.

Mentan saat ini tersangkut kasus korupsi impor daging sapi yang membelit mantan Presiden PKS, Luthfi, Hasan Ishaaq. (em/kru/rol)

AS Hikam Puji PKS, Karena Prioritaskan Kader Dibandingkan Artis

JAKARTA – Keputusan PKS yang lebih memprioritaskan kadernya dibandingkan artis untuk menjadi caleg Pemilu 2014 mendapatkan pujian pengamat. Kebijakan itu dinilai akan membuat rekrutmen caleg lebih berkapasitas dan tak hanya mengandalkan popularitas namun miskin kualitas.

“Keputusan PKS memprioritaskan kader ketimbang artis untuk diusulkan menjadi caleg Pemilu 2014 adalah sebuah kebijakan dan strategi yang sangat tepat. Langkah PKS sama sekali bukan anti-artis atau anti-selebriti, tetapi menempatkan sesuatu pada proporsinya," jelas pengamat politik AS Hikam di Jakarta, Senin (15/4).

Hikam menjelaskan selama ini terjadi kesalahan yang fatal dalam proses rekrutmen parpol. Mereka lebih mengandalkan popularitas politisi namun miskin kapasitas.

“Bagaimana mungkin seorang artis atau selebriti yang masih 'gres' harus berdebat dengan Pemerintah tentang masalah strategi pertahanan negara di Komisi I DPR,“ tegasnya.

Hikam menilai, setiap artis  dan selebriti memang memiliki hak menjadi anggota DPR. Namun mereka seharusnya melalui proses 2 kaderisasi, training, dan punya pengalaman politik yang cukup sebelum menjadi anggota Parlemen.

"Dan saya yakin artis-artis pun punya potensi yang sama dengan siapapun. PKS harus diacungi jempol dengan kebijakan mengutamakan kadernya untuk caleg ini, dan semoga parpol lain mengikuti langkah ini, " pungkasnya.

http://www.berita99.com

Senin, 15 April 2013

Allohu Akbar!! Partai PKS Binjai Paling Pertama Mendaftarkan Calon Anggota Dewan Ke KPU Binjai!!

Irvantra Padang - Serah Terima Berkas CAD

Binjai (Senin,15 April 2013), Ketua DPD PKS Kota Binjai Irvantra Padang,MA mendafkar Calon Anngota Dewan dari PKS ke KPU Kota Binjai.Sekitar Pukul 14.15 WIB Selurh Rombongan CAD PKS Kota Binjai Menyerbu Kantor KPU Kota Binjai. Dengan Senyum Terkagum Para panitia Pendaftaran CAD KPu Binjai Menyambut kedatangan Rombongan. Karena baru Partai PKS lah Yang pertama Mendaftarkan CAD nya ke KPU, Padahal KPU telah membuka pendaftaran semenjak tanggal 9 April s/d 22 April mendatang. Sebanyak 30 CAD yang di daftarkan ke KPU setelah diperiksa dengan teliti Alhamdulillah dinyatakan Lulus persayaratan.

Ini Baru langkah pertama Menuju ke tahap Selanjutnya!! Insya Allah CALEG-CALEG PKS serius dan siap menuju 3 Besar Pemilu 2014 untuk memimpin Indonesia!

Bersama ALEG dari PKS, PKS Binjai Mendaftarkan CAD sebanyak 30 Orang

Kamis, 11 April 2013

Gubsu dukung pembangunan pipa gas Duri–Dumai-Medan

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho meminta Perusahaan Gas Negara (PGN) membantu sebisanya mempertahankan pasokan gas untuk kebutuhan industri dan rumah tangga di Sumut. Saat ini pasokan gas Sumut terancam menurun 20% karena sumur Glagah-Kambuna yang dioperatori oleh Pertamina EP dan Salamander Energy turun drastis .
“Sekarang ini GPN Gatot Pujo Nugroho (GPN) meminta kepada PGN bagaimana agar pasokan gas di Sumut jangan sampai berkurang lagi,” ujar Gatot di Medan, hari ini.
Dikatakan, Gubsu sangat mendukung rencana Strategis PGN dalam Pemenuhan Kebutuhan Gas di Provinsi Sumut yaitu dengan membangun jaringan pipa Duri-Dumai –Medan dengan kapasitas 430 mmscfd yang beroperasi pada 2017.

"Jaringan pipa tersebut sudah direncanakan sejak 2003 yang sudah mengantongi izin prinsip dari Menteri ESDM. Walaupun menghadapi banyak kendala karena menurunnya pasokan gas, PNG tetap berinisiatif membangun konektifitas infrastruktur pipa gas se Sumatera," ujarnya.

Dengan selesainya jaringan pipa itu nanti, Gubsu yakin akan mempercepat pengembangan wilayah terutama menyangkut pemenuhan kebutuhan gas Sumut ke depan.Terlebih lagi, kebutuan gas akan semakin meningkat terkait pengembangan program MP3EI di Sumut.

Namun khusus pemenuhan kebutuhan jangka pendek, secara khusus GPN meminta PGN untuk membantu mencarikan solusi atas persoalan kebutuhan gas di Sumut yang semakin terancam. Sebelumnya,  Kabid Migas Dinas Pertambangan dan Energi,  Sumintarto memprediksi ladang gas Glagah-Kambuna yang dioperatori oleh Pertamina EP dan Salamander Energy berhenti berproduksi pe 1 April 2013.

Apabila tutup, industry Sumut akan kehilangan pasokan 2 mmscfd atau sebesar 20 persen dari penyaluran PGN selama ini. Hal ini akan memukul industry Sumut.Saat ini Sumut masih kekurangan pasokan gas dengan potensial demand 200 mmscfd, sementara pasokan gas hanya sebesar 20 mmscfd

Terinspirasi Singapura, Anggaran Rp40 Miliar Pemko Binjai akan Bangun Pasar Tradisional Termewah di Indonesia

Pemerintah Kota (Pemko) Binjai tengah galak-galaknya membangun sejumlah pasar tradisional untuk menampung seluruh pedagang yang  ingin mencari rezeki di bidang perdagangan ini. Salah satu pasar tradisional yang akan dibangun Pemko Binjai  yaitu Pasar Tradisional Rambung dengan anggaran Rp40 miliar.

“Ya, saya ingin bangunan Pasar rambung nanti menjadi salah satu bangunan fenomenal saya semasa menjabat sebagai Wali Kota. Karena pasar tradisional itu nanti, merupakan pasar tradisional termewah yang pernah ada di Indonesia dengan mengusung konsep pusat pasar di Singapura,” papar Wali Kota Binjai HM Idaham, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/4).

Lebih jauh dikatakan Idaham, dirinya sangat mengagumi pasar tradisional di Singapura yang begitu bersih dan tertata rapi layaknya pasar modern atau swalayan. Selain itu, penghuni pasar merupakan pedagang tradisional atau pedagang kaki lima yang biasa ditemui di Tanah Air.
“Saya rela menghabiskan anggaran sebesar Rp40 miliar hanya untuk membangun sejumlah pasar. Tujuannya untuk menggerakkan roda perekonomian di Binjai. Sebab saya yakin, Binjai pasti akan maju dengan membaiknya sejumlah pusat pasar yang merupakan salah satu roda penggerak ekonomi  di Kota Rambutan ini,” sebut Idaham.

Sebagai Kota Jasa, lanjut dia, Binjai sangat berpotensi untuk menjadi salah satu kota maju terlebih dengan adanya program Mebidangro (Medan-Binjai-Deliserdang-Karo) yang pembangunan daerahnya sebagian besar sudah diatur pemerintah pusat. “Jadi kita tinggal menjalankan saja, dengan menambahkan beberapa pembangunan sesuai kebutuhan daerah,” ungkapnya.
Disamping itu, Pemko Binjai juga akan menata pedagang kaki lima yang berjualan di Lapangan Merdeka Binjai ke tempat yang lebih layak di eks GOR lama. “Kita tidak pernah mengusir pedagang kaki lima dari lapak mereka di tanah Lapang Merdeka Binjai, tapi kita pindahkan ke tempat yang lebih baik agar tertata dengan rapi,” katanya.

Selain itu, Pemko Binjai juga akan membangun pusat makanan atau food caurt seperti layaknya di Merdeka Walk Medan. Namun bedanya, pedagang yang berjualan di food court nantinya, padagang kecil bukan princes. “Inilah yang kita butuhkan untuk mengangkat ekonomi rakyat,” paparnya.
Masih Idaham, Pasar Bundar yang baru saja direnovasi juga bakal dijadikan ikon pusat makanan Binjai yang menyajikan makanan khas Kota Binjai yang hanya bisa dinikmati di lokasi (Pasaar Bundar,red) itu. “Jadi kelengkapan-kelepangkapan seperti inilah yang nantinya mampu menghasilkan pundi-pundi keuangan Pemko Binjai yang notabene merupakan kota jasa,” tegasnya

Read more: http://www.hariansumutpos.com/2013/04/55734/pemko-binjai-akan-bangun-pasar-tradisional-termewah-di-indonesia#ixzz2Q2qyKs47

Ratusan Petani Demo Tuntut Pengembalian Tanah

Langkat, 11/4  – Ratusan petani desa Banyumas Kabupaten Langkat Sumatera Utara melakukan demo ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah itu , menuntut pengembalian tanah mereka yang kini dikuasai PTPN-2.
“Kami menuntut agar tanah tersebut dikembalikan kepada petani,” kata Kordinator aksi Togar Lubis di Stabat, Kamis.
Togar mengungkapkan bahwa petani yang tergabung dalam kelompok penuntut pengembalian hak tanah masyarakat, meminta agar lahan seluas 74 hektare di desa Banyumas kecamatan Stabat, dikembalikan kepada petani.

Para pengunjukrasa  datang ke gedung dewan dengan membawa berbagai spanduk, poster, menuntut agar tanahyang diklaim sebagai milik mereka  segera dikembalikan.
Togar menjelaskan bahwa lahan tersebut sudah keluar dari hak guna usaha PTPN-2, dan sudah dikuasai warga selama beberapa bulan.
Namun setelah ditanami dan dibangun posko, pihak PTPN justru menyerang warga dan menghancurkan posko dan tanaman milik petani.
Sementara itu disela- sela aksi demo yang dilakukan petani, diwarnai penangkapan seorang diduga provokator oleh polisi.

Aparat kepolisian yang berjaga- jaga disekitar aksi demo melihat ada seseorang yang memberikan instruksi sambil berteriak, agar pendemo masuk mendobrak gerbang DPRD Langkat.
Malah provokator yang diamankan tersebut, juga menyuruh agar petani “membakar” gedung DPRD Langkat, karena anggota DPRD Langkat tidak juga menjumpai pendemo.
Namun para petani, tetap tenang dan tidak terpancing oleh aksi provokator tersebut, hingga si provokator akhirnya ditangkap aparat yang berwajib.

Saling klim lahan antara pihak PTPN-2 dengan para petani sudah berlangsung lama, namun belum juga ada titik terang siapa sebenarnya pemilik lahan tersebut.
Malah pihak PTPN-2 juga sudah melaporkan kasus pendudukan lahan yang disengketakan tersebut ke Polres Langkat, yang mengakibatkan seorang petani ditangkap dengan tuduhan penyerangan dan penganiayaan.

Sabtu, 06 April 2013

Bandara Kuala Namu hanya tinggal finishing



MEDAN – Pengerjaan Bandara Kuala Namu Internasional yang berlokasi di Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang hanya tinggal sedikit lagi dan bisa dipastikan Bandara sudah selesai pada September 2013 nanti.

Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Nurdin Lubis usai rapat koordinasi Pilkada secara serentak di tujuh kabupaten di Kantor Gubernur Sumut, hari ini.Dijelaskannya bahwa belum lama ini mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla meninjau Bandara Kuala Namu yang merupakan kebanggaan bagi masyarakat Sumut, juga merasa bangga dan banyak kemajuan dalam pengerjaan proyek besar tersebut. “Kita tunggu saja kapan dilaksanakannya peresmian Bandara Kuala Namu tersebut,” kata Nurdin.

Sebelumnya, Progres operasional Bandara Internasional Kuala Namu kembali terkendala karena belum tuntasnya masalah pembebasan lahan. Demikian dikatakan Pimpinan Proyek Bandara Kuala Namu Angkasa Pura II, Joko Waskito ketka dikonfirmasi Waspada Online.
Joko menjelaskan, bahwa secara teknis pembangunan Bandara Kuala Namu sudah rampung 97 persen, tinggal menunggu finishing. "Tapi yang masih terkedala adalah soal terkendalanya aksesbilitas ke Kuala Namu, dari tiga aksesbilitas yakni jalur arteri, jalur kreta api dan jalur tol. Dan dua diantaranya yaitu jalur arteri dan jalur tol belum terlihat penyelesaiannya," jelas Joko.

Dia berharap agar pemrintah daerah secepatnya menuntaskan pemebasan lahan untuk mempercepat realisasi aksesbilitas tersebut. "Sebagai warga saya melihat tidak ada kemajuan sama sekali di jalur itu, karena belum tembus," ungkap Joko.

Sementara itu, GM PT Angkasa Pura II Bandara Polonia Medan T Said Ridwan menjawab Waspada Online, awalnya operasional Bandara Kuala Namu  akan dilakukan Agustus mendatang sesuai dengan kesepakatan stake holder saat kedatangan Wapres Boediono.

Ketika ditanyakan soal pernyataan  Direktur Utama Angkasa Pura II, Tri Sunoko yang menyebut operasional Kuala Namu diundurkan September mendatang, Said menolak berkomentar. “No comment-lah ya itu mungkinan kebijakan lain karena ada kendala lain,” ujarnya menjawab Waspada Online, lewat telepon selularnya.

Menurut Ridwan, sampai sekarang ini sebenarnya masih banyak item pekerjaan yang belum terutama akses ke Kuala Namu baik jalan arteri dan jalan tol.

“Nah itukan kewenangan pemerintah yang menjadi tanggung jawab kami hanya terminal dan cargo dan itu hampoir rampung tingga finishing saja. Kita tetap optimis, Agustus bisa operasi tetapi kalau jalan bukan urusan kita,” ujarnya.

Rabu, 03 April 2013

MK Gelar Sidang Gugatan Pilkada Sumatera Utara


Calon yang diusung PDIP menuding pemenang Pilkada melakukan kecurangan

VIVAnews – Mahkamah Konstitusi (MK) akan kembali menggelar sidang gugatan Pilkada Sumatera Utara, Rabu 3 April 2013. Gugatan ini diajukan oleh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung PDI Perjuangan, Effendi Simbolon dan Djumiran Abdi.

Effendi-Djumiran menganggap pelaksanaan Pilkada Sumut 2013 diwarnai kecurangan yang dilakukan pasangan Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi yang disokong Partai Keadilan Sejahtera. Effendi optimistis gugatan mereka akan terbukti di persidangan MK.

Effendi mengatakan sudah mengantongi dan menyerahkan bukt-bukti kunci pelanggaran yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara, KPU Kabupaten/Kota, dan pasangan calon Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi.

“Ada beberapa kategori kecurangan yang dilakukan pihak KPUD, sedangkan Gatot-Tengku Erry melakukan pelanggaran semisal menggunakan APBD dan berkonspirasi dengan kabupaten untuk mendapatkan dana bantuan daerah,” kata Effendi.

Politisi PDIP itu mengatakan hanya kurang dari 50 persen warga Sumut yang bisa menggunakan hak pilihnya. Padahal, dana yang dihabiskan untuk pesta demokrasi di wilayah Sumut itu mencapai Rp500 miliar. “Ini pemborosan yang luar biasa,” kata Wakil Ketua Komisi VII DPR RI itu.

Effendi berharap majelis hakim bisa melihat dan mempertimbangkan hal-hal tersebut dengan mengedepankan asas keadilan bagi tegaknya proses demokrasi. Sidang gugatan Pilkada Sumut akan digelar selama dua minggu dan dipimpin oleh Hakim Akil Mochtar dengan anggota Hakim M. Alim dan Hakim Hamdan Zoelfa.
KPUD Sumut mengatakan akan menunggu hasil persidangan di MK. Seperti dikethui, proses penghitungan suara Pilkada Sumut memenangkan pasangan Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi dengan total suara 33 persen. Gatot sebelumnya meminta pihak yang kalah dalam Pilkada Sumut untuk legowo.